Mari Kenali cinta

Penulis : Rizal Hamzah 07 Agustus 1998. Menulis dengan apa yang dialami itu lebih mudah

Melihat dari suatu wujud yang indah sehingga engkau menyukainya

Melihat dari sifat yang baik sehingga engkau menyayanginya

Melihat dari sosok yang kagum dan sempurna sehingga engkau mencintainya

Suka itu dari pandangan mata yang terbuka. Sayang itu dari pandangan hati yang melihat melalui perasaan yang terbuka. Sedangkan cinta itu dari pandangan mata, hati dan perasaan yang terbuka

Jika engakau suka maka engkau ingin memilikinya

jika engkau menyayanginya maka engkau ingin menjaganya

Tetapi jika engkau mencintainya maka engkau ingin membahagiakanya dan menjaganya

Disaat engkau suka engkau mengikatnya. Disaat engkau sayang engkau merindukannya, tetapi disaat engkau mencintainya engkau selalu berusaha yang terbaik untuknya

Suka itu hadir disaat engkau menginginkanya
Sayang itu hadir disaat engkau membutuhkanya sedangkan cinta itu hadir kita tidak tau apa musababnya

Cinta itu buta tetapi cinta itu sempurna

Cinta memang buta, karena cinta tidak memandang dia siapa dan tidak memandang juga kita siapa. Karena bagi cinta itu terbaik segalanya,

Dan cinta itu sempurna, karena cinta yang sebenarnya bisa mengubah kehidupan seseorang daripada sebelunya, bahkan cinta yang sebenarnya tidak ada kelemahan dan tidak ada cacatnya,

Kenapa cinta bisa dikatakan demikian, karena cinta sebenarnya tidak akan hancur seperti benda bagaimanapun keadaanya. Dan cinta tidak akan berubah bagaimanapun keadaanya.

Jangan salahkan cinta jika engkau kecewa tetapi tanyakan kembali kepada diri sendiri, apa sebabnya sehingga kamu bisa bercinta.

Dan juga jagan salahkan cinta jika engkau terluka tetapi tanyakan kembali kepada diri sediri apa salahnya engkau dalam bercinta.

Karena cinta sebenarnya tidak membuat orang kecewa dan terluka, namun cinta sebenarnya membawa orang dalam kehidupan keindahan dan kebahagian.

Tersenyum bahagia lah orang yang bercinta jangan menangislah orang yang terluka dan bersabarlah yang masih dalam keadaan dilema

Jangan lupa bahagia heheheheh

Tinggalkan komentar